Oleh: Admin | 1 April 2009

Mengapa mau jadi Caleg??


MENGAPA MAU JADI CALEG ????

Pemilu 2009 adalah pemilu terbanyak yang melibatkan caleg atau calon legislatif, sebenarnya berapa sih gaji dari anggota DPR?
Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu:  rutin perbulan, rutin non perbulan dan sesekali.
Rutin perbulan meliputi :
Gaji pokok : Rp 15.510.000
Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000

Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.

Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:

Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU

Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.

Sumber:http://www.kabarinews.com/article.cfm?articleID=32766

di tengah kemiskinan rakyat yang makin meluas. Pantesan banyak orang berlomba-lomba dengan menghalalkan segala cara untuk jadi anggota DPR.

Tujuan utama mereka (hampir semuanya, kecuali sedikit saja) sudah bisa diduga adalah untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, bukan untuk kepentingan seluruh rakyat indonesia. Jadi ngapain pula kita sebagai rakyat pemilih mau saja dikelabui dan ditipu mereka untuk memilih dan mendukung mereka.

Sekarang dan sejak awal reformasi  sudah banyak penggangguran dan orang-orang yang tak puas dengan penghasilannya selama ini, beralih dan berjudi/berspekulas i dengan menjadi caleg DPR-DPRD & DPD, untuk meraih kekayaan berlebih. Dengan modal money politik mereka akan mudah terdorong untuk korupsi pula maling uang rakyat dan negera setelah mereka berkuasa.Padahal uang untuk menggaji anggota parlemen tersebut adalah uang rakyat, uang yang berasal dari pajak yang harus dibayar rakyat dan uang dari pendapatan negara dari segala sumber daya alam RI dan hutang negara. Jadi kenapa rakyat lebih senang dibodohi oleh para elite politik itu?

Iklan

Responses

  1. wauh pantes aja beribu ribu orang dibayarin untuk ikut kampanye


Kategori

%d blogger menyukai ini: